Tempat
wisata Jogja yang satu ini dikenal pula sebagai tempat wisata religius
di Jogja. Banyak pengunjung datang ke Goa Selarong untuk melakukan
meditasi dan aneka ritual lainnya. Goa Selarong adalah tempat di mana
perjuangan Pangeran Diponegoro berpusat, yang menjadi markas gerilya
dalam peperangan melawan penjajahan Belanda.
Rabu, 01 Juli 2015
Kotagede
Di sinilah
tempat Panembahan Senopati, pendiri kerajaan Mataram baru mendirikan
istananya pada tahun 1575. Dari garis keturunannya, Panembahan Senopati
adalah keturunan langsung dari penguasa Mataram kuno yang membangun
Candi Borobudur dan Candi Prambanan.
Taman Pintar Yogyakarta
Berada
di pusat kota Jogja, Taman Pintar Yogyakarta adalah sebuah
laboratorium dengan kemasan rekreasi yang sangat bermanfaat bagi para
pelajar. Inilah tempat di mana para siswa dapat secara bebas dan leluasa
mendalami pelajaran sains di sekolah melalui pengamatan langsung.
Pantai Jogan Gunungkidul, Keunikan Air Terjun yang Mempesona
Perlu
diketahui bahwa di antara puluhan wisata pantai di Yogyakarta, Pantai
Jogan Gunungkidul merupakan satu-satunya pantai yang paling unik. Dengan
kata lain, ada sebuah keistimewaan dari pantai ini yang tidak dimiliki
oleh sederet pantai yang membentang di pesisir Gunungkidul ataupun
daerah lain di Yogyakarta.
Sendang Sono Lourdes-nya Indonesia
Desa Banjaroya, Kalibawang, Kulonprogo, Yogyakarta, Indonesia (lihat peta)
Sendang Sono adalah tempat yang
sarat cerita, keindahan dan ketenangan. Anda bisa mengunjungi makam
Sarikromo, menikmati arsitekturnya yang meraih Aga Khan Awards dan
berkirim surat pada Tuhan di depan Gua Maria.
Gua Maria tritis Oase Batin di Bukit Gersang
Paliyan, Gunungkidul, Yogyakarta, Indonesia (lihat peta)
Terletak di tengah ladang jati
perbukitan kapur Gunungkidul, Gua Maria Tritis menjadi oase batin bagi
para peziarah yang haus akan kedamaian dan ketenangan jiwa. Tempat yang
sarat cerita ini juga menyimpan keindahan gua yang mempesona.
MONUMEN JOGJA KEMBALI (MONJALI) Jejak Peristiwa Enam Jam di Yogyakarta
Jl. Lingkar Utara, Yogyakarta 55581, Indonesia (lihat peta)
Dalam enam jam pasukan Belanda kocar-kacir. Sebuah serangan yang menjadi awal kembalinya kedaulatan Republik Indonesia. Bunyi sirene tanda istirahat dibunyikan dari pos pertahanan Belanda. Di bawah komando Letkol Soeharto, Komandan Brigade 10 daerah Wehrkreise III, mulai menggempur pertahanan Belanda setelah mendapat persetujuan dari Sri Sultan Hamengku Buwono IX selaku penggagas serangan.
Langganan:
Postingan (Atom)